6 Kiat Kurangi Risiko Alergi Hewan

Memelihara hewan seperti kucing, anjing atau burung memang banyak manfaatnya. Selain dapat membuat tubuh  menjadi lebih aktif bergerak, hewan-hewan peliharaan juga dapat membantu mengurangi stres dan membuat hidup lebih Anda bahagia.

Sayangnya, ada beberapa orang yang memiliki alergi terhadap hewan. Bagi mereka, hewan justru menjadi musuh terburuk. Kombinasi dari sel kulit mati dan bulu atau rambut hewan dapat memicu serangan asma dan reaksi alergi lainnya bagi mereka yang sensitif terhadap alergen.

Namun dengan sejumlah upaya ekstra, mungkin Anda bisa tetap memelihara hewan kesayangan. Berikut adalah kiatnya :

1. Minimalkan kontak

Anda dapat mengurangi alergen di rumah dengan sebisa mungkin menempatkan hewan peliharaan di luar rumah. Atau paling tidak, dari kamar tidur orang yang memiliki alergi.

Selain itu, Anda dapat membatasi kontak seperti memegang rambut hewan atau mencuci tangan hingga bersih setelah melakukannya. Tidak melapisi rumah Anda dengan karpet juga dapat mengurangi kemungkinan bulu atau rambut hewan banyak menempel di lantai, dinding atau perabotan rumah.

2. Hindari hewan duduk di sofa
Sofa, karpet, tempat tidur, bantal, selimur, korden, dan benda-benda lain yang mengandung unsur kain sebaiknya tidak bersentuhan dengan hewan. Bila tak terhindari, maka sesering mungkin bersihkan dengan vakum.

3. Bersihkan rumah sesering mungkin
Membersihkan dengan vakum lebih efektif daripada sapu karena langsung akan menyerap alergen. Berbeda dengan sapu yang justru membuat alergen bertebaran di udara.

4. Tutup ventilasi
Jika Anda menggunakan penyejuk udara (AC), menutup ventilasi akan mengurangi alergen yang bersirkulasi di dalam rumah.

5. Mandikan hewan
Penelitian menunjukkan, memandikan hewan secara teratur dapat mengurangi mereka memproduksi alergen hingga 85 persen.

6. Bersihkan kandang hewan
Jika hewan peliharaan Anda adalah hamster, kelinci, burung, dan hewan lain yang cenderung hidup di kandang, maka membersihkan kandang secara rutin akan mengurangi mereka memproduksi alergen.

Bagaimanapun, memelihara hewan adalah pilihan. Namun jika alergi tetap tak terhindari meski sudah mengurangi alergen, ada baiknya Anda mulai mencarikan rumah baru bagi si hewan peliharaan. (health.com)

 

©2009 - 2018 DRH ILMAN DKK Clinic Shop Groom